Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 November 2016

Kenapa Anda Gagal Berpikir secara Kreatif

 



















Dalam dunia yang serba bergegas dengan rancak ini, kecakapan creative thinking mungkin merupakan salah satu elemen krusial untuk meringkus tantangan masa depan dengan rapi.
Jika inovasi adalah oksigen, maka creative thinking skills harus selalu dihembuskan untuk memastikan roh inovasi itu tidak mati.
Di senin pagi yang cerah ini, kita akan mencoba berkelana menjelajah jagat kreativisme itu : tentang kenapa Anda gagal berpikir secara kreatif; dan juga tentang bagaimana cara yang paling jitu untuk mendongkrak your creative thinking skills.
Sebelum bicara lebih lanjut tentang cara mengembangkan creative thinking, pertama-tama kita mesti menjawab pertanyaan penting ini : yakni kenapa kita sering gagal berpikir secara kreatif.
Pola pikir secara vertikal adalah salah satu biang kenapa seseorang gagal membangun proses kerja yang kreatif. Vertical thinking adalah mencoba mendefinisikan permasalahan hanya dengan satu cara tanpa mempertimbangkan pandangan alternatif (pikirannya hanya bertumpu pada satu titik yang sempit).
Pola pikir vertical lantas membuat kita menjadi terlalu sempit dalam mendefinisikan batasan permasalahan. Orang-orang acap berasumsi sejumlah permasalahan atau solusi alternatif merupakan hal yang diluar batas mereka (atau dianggap tidak masuk akal), sehingga mereka mengabaikannya.
Penghambat kreativitas lainnya adalah ini : non-inquisitives. Ini adalah sikap enggan dan tidak terlatih untuk mengajukan pertanyaan. Acapkali orang tidak mampu mengatasi permasalahan secara kreatif karena malas mengajukan pertanyaan, atau tidak aktif menggali data dan informasi.
Non-inquisitives (tidak punya rasa ingin tahu yang tinggi) akhirnya membuat kita terpelanting dalam mode “non-thinking”. Atau sejenis kecenderungan untuk menghindari pekerjaan secara mental (berpikir keras).
Orang jadi enggan menyediakan waktu untuk “berpikir” : secara reflektif mengeksplorasi beragam alternatif solusi, dan juga cara-cara baru yang mungkin berguna untuk menciptakan something innovative.
Vertical thinking, rasa curiosity yang rendah, dan keengganan untuk berpikir secara eksploratif adalah beragam elemen yang membuat seseorang menjadi tidak kreatif.
Setelah melacak beberapa faktor yang sering meng-kudeta proses berpikir kreatif, maka kini kita coba lihat dua kiat ampuh yang layak dilakukan to drive your creativity.
Kiat # 1 : Attribute Listing. Metode ini layak digunakan apabila kita mendapati situasi yang dapat di-breakdown menjadi serangkaian atribut.
Uraikan isu atau masalah yang tengah didiskusikan ke dalam sebanyak mungkin atribut. Kita bisa juga memetakan masalah dalam sejumlah kategori utama, dan kemudian mem-breakdown setiap kategori itu ke dalam sejumlah atribut.
Untuk setiap atribut tanyakan ‘apa yang diberikannya?’ Gali nilai atau value dari setiap atribut. Terdapat kemungkinan sebuah atribut memberikan value yang positif ataupun bersifat negatif. Tugas kita adalah mengeksplorasi setiap value dalam atribut, memodifikasinya secara kreatif, dan menemukan value terbaik dalam setiap atribut.
Kiat #2 : Visioning. Ini adalah sejenis lelakon untuk membayangkan masa depan yang brilian dan inovatif. Atau mencoba berpikir secara imajinatif mengenai apa yang Anda ingin raih di masa mendatang.
Ketika mengimajinasikan gambaran masa depan, gunakan kata-kata yang dinamis dan penuh perasaan.
Gunakan pula kata-kata “present tense” (misal : karya saya dinikmati banyak orang) bukan “future tense” (karya saya akan dinikmati banyak orang). Ungkapan dalam bentuk present tense akan membuat gambaran imajinasi itu menjadi terasa lebih “dekat”.
Visioning menjadi efektif karena kita adalah spesies yang penuh daya khayal/imajinatif, dan sangat termotivasi dengan apa yang kita rasakan sebagai kemungkinan masa depan.
Saya tidak tahu apakah Anda termasuk kategori creative people atau tidak. Atau apakah Anda kadang terjebak pada vertical thinking, non-inquisitives dan non-thinking atau selalu bisa menghindarinya.
Renungkan artikel ini, dan renungkan kapan terakhir kali Anda melakukan “sesuatu yang kreatif”.
Selamat bekerja, teman-teman. Be creative. Be innovative. Because your creativity will determine your future life. 

sumber:strategimanajemen.net

Apa Sasaran Masa Depan Hidup Anda? Inilah Contoh Life Goals yang Inspiring

free-rock-climber
Banyak orang di dunia ini yang memiliki impian untuk memiliki prestasi atau sesuatu yang berharga baginya tapi hanya sedikit yang berhasil dari mereka yang bisa mewujudkan mimpinya tersebut.
Sebagian besar masih hanya “berkhayal” dan menjalani hidupnya apa adanya dan begitu monoton bin garing bin membosankan.
Faktanya, lebih dari 70% orang (atau 7 diantara 10 orang) yang gagal dalam meraih impiannya.
Kenapa begitu? Kenapa masa depan tampak begitu muram bagi mayoritas orang?
Salah satu pemicunya karena kita lupa merumuskan life goals yang jelas dan cetar membahana.
Dalam paparan kali ini, kita akan mencoba melacak pentingnya menyusun life goals yang jelas. Lalu dalam bagian akhir tulisan ini, juga akan diuraikan contoh riil tentang goals yang spesifik.
#Goal akan mendayagunakan kemampuan
Seperti halnya impian yang mampu membangunkan raksasa tidur yang ada di dalam diri kita, goal akan terus mendayagunakan segenap kemampuan yang diperlukan untuk mencapai apa yang kita inginkan.
Dengan adanya goal, kita bisa membikin hidup kita lebih hidup.
Goal adalah bensin motivasi kenapa kita hidup di dunia ini, yang bisa terus mendorong kita untuk mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik demi mencapainya.
Pribadi yang memiliki goal yang jelas akan menjelma menjadi sosok yang kompeten dan unggul dibandingkan pribadi yang hanyut terbawa oleh rutinitas tanpa tahu goals dalam hidupnya.
#Goal membuat kita tetap termotivasi dalam hidup
Banyak dari kita yang menjadi termotivasi setelah mengikuti seminar, membaca buku, atau mendengarkan cermah yang memotivasi hidup kita.
Namun, seiring berlajalannya waktu, motivasi itu menguap laksana embun pagi menjelang mentari bersinar cerah.
Penguap dari motivasi mereka adalah karena mungkin kita tidak memiliki goal agung nan mulia dan spesifik.
Goal berfungsi untuk menyetel kembali motivasi yang sudah melemah dalam hidup Anda.
Jika Anda memiliki goal yang mulia dan dalam kondisi jenuh, maka ingatlah kembali goal mulia Anda, dan bayangkan dengan detail serta melibatkan segenap emosi, lalu lakukanlah gerakan aktif (loncat-loncat, misalnya) maka itu akan membuat Anda menjadi lebih bersemangat.
Sebab tubuh yang aktif bergerak, akan membuat sel otak bisa mekar.
Sebaliknya, terlalu banyak duduk akan membuat ragamu jenuh dan bosan dengan hidup. Apalagi jika Anda tidak punya impian hidup yang layak diperjuangkan.
#Goal membuat apa yang kita pelajari bisa dipraktikkan
Di era online ini, tidak susah untuk menemukan beragam ilmu dan informasi. Pasokan informasi begitu melimpah. Dengan mudah Anda menyimpan ribuan keping informasi itu dalam otak Anda.
Sayangnya, ribuan keping ilmu dan informasai yang menumpuk dalam otak kita, acap tidak dipraktikkan dengan konsisten atau bahkan tidak sama sekali.
Apa sih yang membuat segudang ilmu dan informasi itu tidak dipraktikkan dengan baik? Karena kebanyakan orang tidak memiliki goal yang jelas.
Goal yang jelas membantu kita untuk mempraktikkan ilmu apa saja yang perlu untuk dilakukan.
Kesalahan yang dianut oleh kebanyakan orang adalah mencari ilmu terlebih dahulu sebelum menetapkan goal.
Sekali Lagi. Wahai bagi Anda yang masih terhanyut dalam era informasi yang overload, tetapkanlah dulu goal Anda dan baru tentukan apa yang harus Anda pelajari. Dan praktekkan.
#Goal akan membuat Anda terfokus untuk mempelajari ilmu
Dengan adanya goal yang sudah ditetapkan terlebih dahulu, kita pasti akan mengetahui secara spesifik apa yang harus kita pelajari dan akan merasa bergairah untuk terus mempelajari hal tersebut.
Tidak semua ilmu dan informasi mesti kita kunyah. Kita hanya perlu mempelajari ilmu dan informasi yang kita perlukan dan relevan dengan goals kita.
Ilmu yang sesuai dengan goal kita. Ilmu yang akan amat membantu kita meraih goals yang sudah dicanangkan.
Dengan cara seperti itu, kita tidak banyak membuang waktu untuk menikmati lautan informasi online yang kebanyakan tidak relevan dengan masa depan goals kita.
Berikut goals yang spesifik (silahkan ditiru) :
Dalam 3 tahun ke depan saya bisa mendapatkan income ……………… (sorry, rahasia) dari bisnis online yang saya jalankan.
Jika goals ini tercapai, saya berkehendak untuk melakukan kegiatan memajukan peradaban antara lain seperti ………….
Agar goals itu tercapai, maka saya mem-breakdown menjadi rincian goals sbb :
– Dalam 2 tahun, pengunjung blog/website onlineharus tembus 10.000 visitors per hari.
– Saya perlu terus secara konsisten update content blog/website seminggu dua kali dengan produk terbaru dan bernilai bagi para pelanggan.
– Aktif dan rajin membuat promo viral di Facebook/media sosial lainnya, minimal sebulan sekali.

DEMIKIAN goals saya dalam bidang blogging yang saya tekuni, dan saya jalani dengan sepenuh passion.
Karena goals yang spesifik dan jelas sudah disusun, maka selanjutnya adalah harus tahu ILMU apa yang perlu  pelajari.
kita tidak perlu membuang waktu untuk membaca informasi atau ilmu lain yang tidak relevan (yang banyak menggoda kita via social media dan online media).
selalu fokus waktu luang untuk mempelajari ilmu online dan internet marketing – sebab memang tema inilah yang paling relevan dengan goals di atas .
Goals yang spesifik seperti diatas membuat kita bisa terus termotivasi. Setiap hari kita selalu bergairah menjalani hidup untuk mengejar mimpi dan goals yang sudah kita patrikan diatas.
Oke, goals sudah dicanangkan. Mudah-mudahan Anda semua juga sudah punya goals spesifik (plus rincian small goals-nya).
Sekarang, tinggal take action. Just do it.
Sebab, mimpi tanpa aksi adalah ilusi.
Dan sebaliknya : aksi tanpa mimpi adalah anarki.


sumber: strategimanajemen.net

Kamis, 11 Agustus 2016

7 Ide Bisnis yang Sukses di Berbagai Negara dan Belum Ada di Indonesia.

Membuka usaha sendiri adalah jalan keluar paling logis untukmu yang sudah jengah dengan segala kehidupan karyawan atau yang sejak awal sudah enggan bekerja untuk orang lain. Tapi menjadi pengusaha juga nggak semudah itu. Kamu punya modal, kamu sudah siap merintis usaha, tapi kamu tidak tahu mau membuat usaha apa. Sementara persaingan di luar sana semakin keras, pastinya kamu nggak bisa menawarkan sesuatu yang biasa-biasa saja kan?
Syarat utama agar bisnismu berjalan dan tahan lama adalah, apa yang kamu tawarkan haruslah sesuatu yang memberikan solusi untuk masalah bersama. Seperti kreasi ojek online yang kini semakin berkembang, awalnya hanya berupa ide yang sederhana.
Nah, sebagai referensimu yang ngebet jadi pengusaha, kamu harus tahu bisnis-bisnis unik ini. Aneh, tapi nyata. Sukses lagi!

1. Untuk mengakomodasi kebutuhan cinta para jomblo, bisnis sewa pacar semakin marak di dunia nyata



Penyelamat para jomblo via nonikhairani.com
Semakin tahun, populasi jomblo semakin meningkat. Entah itu yang karena belum mendapatkan pasangan yang cocok, atau yang memang tidak mau menjalin hubungan. Tapi kamu pasti tahu bahwa nasib tuna asmara, yang bukan menjadi tanggung jawab Negara, ini sering mengenaskan. Mulai dari menjadi bahan bullyan di media sosial, sampai haus kasih sayang.
Karena fenomena inilah, bisnis persewaan pacar semakin marak beberapa tahun belakangan. Kamu-kamu yang jomblo bisa menyewa pacar dengan hitungan jam, dengan biaya yang sudah ditentukan. Biasanya bisnis ini akan rampai di musim-musim kondangan dan wisuda. Maklumlah, banyak orang yang kurang tegar untuk wisuda tanpa pendamping atau ke kondangan tanpa gandengan. Apalagi kalau kondangannya pernikahan mantan~

2. Bukan hanya pacar yang bisa disewa, tapi ayam juga! Buat orang-orang yang pengin memelihara ayam, tapi gampang bosan~



Persewaan….ayam. via abcnews.go.com
Bisnis yang dilakukan oleh Leslie Suitor yang berasaldari Traverse City di Chicago ini bertujuan untuk mengakomodasi orang-orang yang ingin coba-coba untuk beternak ayam. Baik yang ingin beternak ayam untuk komersil, ataupun hanya untuk mengambil telurnya sebagai menu sarapan. Dengan menyewa ayam, kamu bisa mengembalikannya kapanpun kamu sudah bosan. Selain itu, bila musim hujan tiba, dan bahaya flu burung muncul, kamu juga bisa mengembalikan ayamnya.
Dengan uang sewa yang sudah dipatok dari sana, kamu akan mendapatkan sepasang ayam jantan dan betina, kandang ayam, serta panduan untuk memelihara. Kamu mungkin tertawa ketika kali pertama mendengar usaha persewaan ayam. Tapi bisnis ini lumayan berkembang lho. Sekarang bisnisnya sudah berkembang ke 17 negara bagian lain di Amerika.

3. Di luar negeri ada bisnis jasa Hangover Helpers. Wih, kalau di sini bisa nggak ya kira-kira?

 


Kekacauan alkohol yang dibereskan via www.huffingtonpost.co.uk
Binis Hangover Helpers ini diciptakan oleh dua orang mahasiswa, Regis dan Kelly, untuk membantu orang-orang yang mabuk berat. Misalkan saja, kamu dan teman-temanmu berpesta dan mabuk-mabukan semalaman. Kamu yang terlalu teler untuk mengurus dirimu sendiri, bisa minta bantuan dari Hangover Helpers. Mereka akan muncul di rumahmu dengan sarapan sehat yang bisa membantumu pulih dari pengaruh alkohol. Mereka juga akan membersihkan rumahmu (bila pestanya diadakan di rumah). Singkatnya, mereka bertanggung jawab mengurusmu yang sedang teler berat, sampai kamu bisa berdiri sendiri. Meski kesannya super tidak masuk akal, tapi bisnis ini sudah masuk ke majalah Forbes lho.

4. Bisnis udara segar, cocok untuk diterapkan di masyarakat yang sudah terlalu lama terpapar udara tercemar



DIJUAL: Udara Segar via www.dailymail.co.uk
Udara adalah sumber kehidupan utama bagi makhluk hidup. Percuma banyak bahan makanan, banyak uang, banyak pacar, tapi tanpa udara? Hidup tidak pernah ada. Sementara itu, tidak bisa disangkal bahwa semakin berkembangnya zaman membawa dampak yang buruk untuk lingkungan. Terutama di kota-kota besar, udara mulai tercemar oleh asap kendaraan bermotor ataupun asap pabrik. Kualitas udara yang dihirup manusia setiap harinya semakin menurun.
Inilah yang menginspirasi seorang pria di China yang bernama Chen, untuk berbisnis udara segar untuk masyarakat China. Udara segar ini diambil dari daerah yang udaranya masih sehat dan jauh dari polutan, kemudian diolah dan diedarkan dalam bentuk kalengan. Meski aneh dan membuat kamu geleng-geleng kepala, toh usaha ini laku keras juga. Untuk kamu yang tinggal di Jakarta dan kota-kota besar lainnya, mungkin mau coba?

5. Gagal nikah memang menyakitkan. Tapi siapa sangka ini justru menjadi peluang bisnis I Do, Now I Don t yang ditekuni Joshua Opperman



Bye mantan :( via www.pinterest.com
Apa yang akan kamu lakukan bila kamu sudah sudah menyebar undangan dan menyusun konsep pesta pernikahan yang sakral, tapi kemudian rencana itu hanya tinggal angan-angan? Atau bagaimana bila kamu sudah bertunangan dengan seseorang, dan karena satu atau lain hal, hubungan kalian tidak bisa dilanjutkan? Bagaimana bila dulu saat kamu lamar, dia bilang I Do , dan kini dia bilang I Don t. Pedih, Jenderal.
Hal yang sama terjadi pada Joshua Opperman yang sudah bertunangan dengan kekasihnya selama berbulan-bulan, namun tiba-tiba kekasihnya pergi. Joshua yang patah hati, akhirnya menjual cincin pertunangannya dengan harga yang, pastinya, menurun drastis. Tapi dari situ, dia justru terinspirasi untuk membentuk sebuah marketplace untuk menjual cincin bekas pertunangan. Duh, patah hati ternyata bisa jadi duit juga ya~

6. Bisnis mengirimkan rasa simpati via bunga sudah terlalu biasa. Kali Ini ungkapan turut berduka bisa diekspresikan via makanan sehat



Makanan turut berduka via www.pinterest.com
Menyampaikan simpati dan rasa turut berduka melalui bunga sudah hal biasa. Tetapi karena bumi sudah semakin tua, sementara manusia yang tinggal di sana semakin banyak, bunga-bunga yang dirangkai sebagai ungkapan duka itu tentunya lebih bermanfaat bila dibiarkan tetap hidup demi keseimbangan alam. Toh, pada akhirnya, bunga-bunga itu hanya akan berakhir di tempat sampat.
Karena alasan inilah, David Storke, yang bekerja di rumah duka selama 27 tahun, mendirikan sympathyfood.com. Menurut David Storke, akan lebih baik bila ungkapan duka dan kepedulian terhadap orang lain diungkapkan dengan makanan rumah yang sehat dan bergizi. Selain lebih berguna, juga lebih efektif sekaligus, lebih murah.

7. Karena manusia sering khilaf oleh amarah, maka terciptalah bisnis Anger Room. Menyewakan tempat untuk melampiaskan amarah~



Biar nggak dipenjara via www.nbcchicago.com
Rasa marah adalah salah satu bentuk emosi yang dimiliki manusia. Terkadang, saking bencinya pada seseorang, mungkin kamu tergoda untuk berbuat jahat padanya. Mencekiknya, barangkali? Atau kamu tergoda untuk menghancurkan mobilnya atau membakar rumahnya? Tapi tentu saja itu semua bisa membuatmu berakhir dalam penjara.
Daripada kamu punya catatan pidana, lebih baik kamu melampiaskan kemarahanmu di Anger Room. Kamu akan ditempatkan di sebuah ruangan yang dipenuhi barang-barang bekas, dan kamu boleh menghancurkan barang-barang itu dengan kayu ataupun tongkat baseball. Pokoknya kamu bebas melampiaskan kemarahanmu. Yup, itulah bisnis Anger Room yang dirintis oleh Shawn Baker, seorang mantan karyawan di Texas.
Kunci pertama, kamu harus rajin mengamati persoalan sehari-hari. Dari sana, kamu bisa mengidentifikasi masalah apa yang terjadi, sehingga kamu bisa membangun solusi dan menawarkannya sebagai bentuk bisnis yang bermanfaat. Bahkan hal-hal random yang nggak pernah terpikirkan seperti di atas saja bisa menjadi bisnis yang menguntungkan. Kamu yang jago menulis cerita, mungkin bisa membuka bisnis menulis novel dari kisah hidup seseorang. Atau kamu yang punya jiwa dagang tinggi, mungkin bisa berbisnis jual beli kardus bekas. Banyak hal sepele yang bisa kamu manfaatkan.
Modal awalnya, hanya niat dan kreativtas, bukan?

sumber hipwee